Showing posts with label Sajak Raya. Show all posts
Showing posts with label Sajak Raya. Show all posts

Sunday, 17 June 2012

Sajak Mbelink

1. Tuhan, meski Kau telah nista aku, aku tetap mencintaiMu, seluruh hidupku. ~ @RayaBilly

2. Aku enggan setubuhimu lagi, sebab kau biarkan bibirmu terus terjamahi, oleh lain laki tanpa sangsi. ~ @RayaBilly

3. Bibirmu, yang selalu kuhisapi sebelum tidur, tak peduli atas atau bawah, keduanya sama mewah. ~ @RayaBilly

4. Darah paling segar yang Tuhan ciptakan adalah yang berasal dari selaputmu, itu sebab banyak pria memburu. ~ @RayaBilly

5. Sayang, serupa Surga setiap aku meremas dada yang sering kau sebut payudara. ~ @RayaBilly

6. Aku ingin sarapan dengan bibirmu di pagi yang sedang tersenyum seperti ini. ~ @RayaBilly

7. Bagaimana bisa aku lupa siapa kamu, sedang bekas ciumanku masih tertinggal di dadamu. ~ @RayaBilly

8. Bahkan susu buatanku tak semanis susu yang berasal dari dadamu, meski sudah kupenuhi banyak gula di gelasku. ~ @RayaBilly

9. Aku rindu pada senyum bibirmu, atas atau bawah, rinduku sama besarnya. ~ @RayaBilly

10. Sebelum kugelapkan mata, aku ingin mencium bibirmu yang mana saja, keduanya pun tak apa. ~ @RayaBilly

11. Hujan adalah musim yang aku tunggu untuk menyetubuhimu, kiranya Tuhan mengabulkan doaku. ~ @RayaBilly

12. Entah mimpi apa, saat ku terjaga kutemui dadamu tepat di depan wajahku. Sungguh pagi yang indah. ~ @RayaBilly

13. Meski kututup mataku dari tubuhmu, tetap saja aku tinggi, sebab tanganmu yang menggenggam kepalaku. ~ @RayaBilly

14. Tidur denganmu adalah damba, sambil menarik selimut tak lupa remas dada. Inikah surga? ~ @RayaBilly

15. Adalah hujan yang menjeratku pada kesepian, sebab tak ada yang kujamah saat kedinginan. ~ @RayaBilly

16. Meski kututup mataku dari molek tubuhmu, tetap saja aku tinggi, sebab tanganmu yang menggenggam kepalaku. ~ @RayaBilly

17. Saat cuaca dingin seperti ini, aku ingin mendekapmu dan menghantam bibir tebalmu. ~ @RayaBilly

18. Bibirmu tersembunyi antara kedua tanganmu, lalu kubalikkan badanmu agar terlentang, kucium kau sampai basah & hilang gelisah. ~ @RayaBilly

19. Dadamu sayang, berkah yang Tuhan berikan selayak hujan saat kemarau panjang. ~ @RayaBilly

20. Pada malam aku menepi di sebuah telaga pereda haus, mengambil air untuk kuminum, kedua dadamu. ~ @RayaBilly

21. Jangan mencintaiku jika dadamu masih sebesar kurma, sungguh semangka yang lebih kusuka. ~ @RayaBilly

22. Gila! Ujarmu saat kau benamkan aku dalam-dalam. Kau ketagihan dan lupa bahwa ternyata hari sudah malam. ~ @RayaBilly

23. Bagaimana bisa aku tertidur, sedang bibirmu belum mencium kepalaku; kekasih macam apa kamu? ~ @RayaBilly

24. Mataku mendadak segar saat melihatmu sehabis mandi lalu berkata “sayang, aku dingin; buka handukku lalu peluk aku”. ~ @RayaBilly

25. Ah, aku selalu terdiam setiap pedangku kau genggam; lalu kau tancapkan di lubang hangatmu saat malam. ~ @RayaBilly

26. Seharusnya wanita tak dianggurkan, sebab ia senang ‘dipermainkan’. Ah, bagiku itu sebuah kode untuk terbang. ~ @RayaBilly

27. Dalam mimpi, makanlah gulali yang kubeli sebab kau menangis; kelak bibirmu ‘kan manis lalu kucumbu hingga menipis. ~ @RayaBilly

28. Jika Surga ada di garis bibirmu, maka aku akan membuka pintunya dengan ciuman paling rayu. ~ @RayaBilly

29. Aku terjaga dari tidur panjang, lalu mencarimu antara siang; aku menjejak pada tubuhmu yang lantang di ranjang. ~ @RayaBilly

30. Ah, aku semacam ingin meremas dadamu yang menggunung, sambil menikmati hujan yang turun tanpa bingung. ~ @RayaBilly

31. Lembah yang kulewati begitu berhutan, nampak sulit kumasuki gua kenikmatan. ~ @RayaBilly

32. Hujan seperti ini adalah saat yang tepat untuk berselimut di tubuhmu, mengubah gigil menjadi hangat tak terlupakan. ~ @RayaBilly

33. Tak ada yang indah terdengar selain desahanmu saat kupetik puting merah jambumu. ~ @RayaBilly

34. Lantas, salah siapa jika kau kugagahi sedang kedua kakimu meregang tenang? ~ @RayaBilly

35. Tanganmu yang kugenggam, tak lebih lunak dari dadamu yang kuhisap dalam-dalam. ~ @RayaBilly

36. Kau ujarkan kau tinggi. Lekas sayang, jatuhkan tubuhmu ke tubuhku; agar kutangkap kau lalu kugagahi. ~ @RayaBilly

37. Aku ingin pulang, lekas buka pintu hatimu sayang; lalu malam ini kita terbang antara dada membentang, telanjang. ~ @RayaBilly

38. Senja adalah waktu yang tepat untuk meraba dada, sebab surga dunia kurasa berasal dari sana. ~ @RayaBilly

39. Tubuhmu adalah media di mana aku bisa menuliskan kata cinta, dengan tetesan putih serupa tinta. ~ @RayaBilly

40. Malam ini kau monyet, betinaku! Kau remas lalu telan dalam-dalam pisangku. ~ @RayaBilly

41. Jika cinta tak bisa lagi kau rasa, lantas mengapa kau tetap ingin bercinta? Nampak kau tak mendambakan surga. ~ @RayaBilly

42. Aku tak ingin hujan cepat mengering, sebab aku masih ingin nikmati kamu yang sedang bergaya miring. ~ @RayaBilly

Saturday, 16 June 2012

Puisikita

1. Karena hadiah terindah adalah kamu, di setiap perayaan usiaku. ~ @RayaBilly

2. Aku tenggelam dalam lautan cinta yang sebenarnya tak kumengerti, tapi ini soal hati. ~ @RayaBilly

3. Aku luka sebab hati terbakar, saat senja memerah dan kulihat kau mengakar. ~ @RayaBilly

4. Sedang kamu melupakanku, aku masih saja sulit menghapus namamu di hatiku. ~ @RayaBilly

5. Aku selalu suka senja, sebab di sana jantungku berdebar kencang. Merindukanmu? Tentu saja. ~ @RayaBilly

6. Sebab yang tak bisa kulakukan selama jam dunia masih berdetak adalah tidak mencintaimu. ~ @RayaBilly

7. Ada yang tumbuh di kedua lengan, sayap-sayap rindu yang kelak menjemputmu di kesunyian. ~ @RayaBilly

8. Pelukanmu, penawar dari segala racun rinduku yang dingin. ~ @RayaBilly

9. Aku ingin menjadi bintang yang kelak saat ku jatuh menjadi sebuah permintaan. ~ @RayaBilly

10. Sebab aku mencintaimu, air liurmu terasa lebih manis dari madu. ~ @RayaBilly

11. Jariku menuliskan namamu di atas kertas, agar saat kubaca, aku mengingatmu sebagai cinta yang terbatas. @RayaBilly

12. Saat dingin malam menusuk sampai ke sendi, berpelukan adalah cara terhangat melebihi perapian. ~ @RayaBilly

13. Sepagi ini kulihat kau murung, maka izinkan kucium keningmu meski sekelebat, agar langit tak ikut mendung. ~ @RayaBilly

Sajak Cinta

1. Aku tak ingin mataku terpejam, itu akan membuatku melupakanmu. ~ @RayaBilly

2. Sebab senja telah menghampiri, lekas sandarkan hatimu padaku. Sebelum gelap membuatnya tersesat. ~ @RayaBilly

3. Bahkan telah kubiarkan engkau pergi, agar tiada yang mampu menyakiti, cukuplah aku terlukai sunyi. ~ @RayaBilly

4. Di saat hujan seperti ini, aku ingin membuka kancing bajumu satu persatu, lalu kutinggalkan ciuman paling teduh di dadamu. ~ @RayaBilly

5. Sebelum gelap, Nadya, bisakah kita sebentar saja berpelukan, agar aku tak terjebak dalam sekat-sekat kerinduan. ~ @RayaBilly

6. Pada sunyi kini, aku merindu. Mencoba mengingat ciuman teduhmu semalam di bibirku. ~ @RayaBilly

7. Aku merindukanmu seperti menanti hujan di musim kemarau. - @RayaBilly

8. Separuh desahan nafas memenuhi jiwa, yang untukku hadir sebagai dirimu, yang terdekat di hatiku, bertahta dalam istanaku. ~ @RayaBilly

9. Jika hingga senja nanti aku belum kembali, maka temui aku di secarik puisi yang kutulis untukmu tadi pagi. ~ @RayaBilly

10. Aku mengantuk, tapi cintaku, sayang, takkan pernah terpejam untuk menjagamu dari godaan pria lain yang terkutuk. ~ @RayaBilly

11. Jika mencintaimu adalah cahaya, aku akan memilih tetap berada di kegelapan. ~ @RayaBilly