Tema:
Adab Ketika Bergurau
Oleh: Ustadz Zainul Arifin (Hafidzhahullah)
Masjid Nurul Iman, Blok M Square, Jakarta Selatan
Ahad, 17 Januari 2021
Contoh dari senda gurau Rasulullah, dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu mengatakan bahwa Rasulullah benar-benar bergaul akrab dengan kami. Rasulullah adalah manusia terbaik akhlaknya, memiliki kemuliaan, kewibawaan, dan rasa tawadhu yang sangat tinggi. Rasulullah memiliki hubungan yang sangat baik dengan seluruh sahabat, dari semua kalangan, termasuk anak kecil.
Salah satu adab ketika bergurau adalah:
- Menanyakan kabar temannya;
- Menghibur kerabat yang sedang sedih;
- Perhatian terhadap kerabat-kerabat, seperti Rasulullah yang memiliki perhatian sangat baik kepada kerabat pembantunya;
- Tidak berdusta walau bercanda;
- Jangan menghina dan merendahkan orang lain;
- Tidak mempermainkan makhluk hidup;
- Tidak boleh memenjarakan binatang;
- Berkata perkataan yang benar;
- Jujur dan adil;
- Berkatalah lemah lembut;
- Tauriyah, mengungkapkan sesuatu meski orang lain memiliki beda tafsir;
- Tidak boleh mengeluarkan kalimat buruk yang bisa menjadi doa buruk;
- Tidak boleh meremehkan atau merendahkan orang lain;
- Tidak boleh berlebihan dalam bergurau;
Terlalu banyak bergurau dapat menimbulkan perpecahan dan akan menjatuhkan kewibawaan orang lain kepadanya. Maka perbaikilah adab dalam bergurau agar ukhuwah tetap terjaga.
Subhanaakallahumma wa bihamdika, asy-hadu al-laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik.

No comments:
Post a Comment