Halaqah 18: Meramal Nasib dengan Bintang
Oleh: Ustadz Abdullah Roy hafizhahullah
Rabu, 4 September 2024
Bintang adalah makhluk yang menunjukkan kebesaran Allah, penciptanya.
Allah telah mengabarkan di dalam Alquran bahwa bintang memiliki 3 faedah, yaitu:
1. Sebagai perhiasan langit
2. Sebagai pelempar setan
3. Sebagai petunjuk manusia seperti mengetahui arah utara atau selatan, mengetahui arah daerah, mengetahui arah kiblat, atau mengetahui kapan datangnya musim menanam, musim hujan, dan lain-lain.
Allah tidak menciptakan bintang untuk perkara yang lain selain 3 perkara di atas.
Seorang Salaf, Qatadah bin Di'ammah, seorang ulama yang wafat sekitar tahun 110H, beliau menjelaskan bahwa barangsiapa yang meyakini bahwa bintang memiliki faedah selain 3 perkara di atas, maka dia telah bersalah dan berbicara tanpa ilmu. Ucapan ini dikeluarkan oleh Imam Bukhari di dalam shahih beliau.
Contohnya adalah meyakini bahwasanya terbit dan terbenamnya bintang, atau berkumpul dan berpisahnya beberapa bintang, berpengaruh kepada keberuntungan seseorang di masa yang akan datang, baik masalah rezeki, jodoh, dan lain-lain. Sebagaimana kolom (zodiak) yang ditemukan di beberapa koran dan majalah, membaca dan mempercayai hal itu adalah perbuatan haram dan termasuk dosa besar. Sebagian ulama mengatakan hukumnya sama seperti orang yang mendatangi dukun dan bertanya kepadanya. Ancamannya adalah shalatnya tidak diterima selama 40 hari.
Hendaknya kita semua takut kepada Allah dan jangan sekali-kali mencoba membaca kolom-kolom (zodiak) tersebut, serta jangan pernah memasukkannya ke dalam rumah. Kita tutup segala pintu yang bisa merusak aqidah kita dan keluarga kita, karena aqidah merupakan modal kita memasuki surga Allah dengan selamat.
No comments:
Post a Comment