Monday, 28 October 2024

Silsilah Ilmiyyah 3 - Bag. 6: Inti Dakwah Rasulullah ﷺ // Ustadz Abdullah Roy hafizhahullah

Silsilah Ilmiyyah 3 - Mengenal Rasulullah ﷺ 
Halaqah 6: Inti Dakwah Rasulullah ﷺ 
Oleh: Ustadz Abdullah Roy hafizhahullah
Senin, 28 Oktober 2024

Inti dakwah Rasulullah ﷺ sama dengan inti dakwah nabi-nabi sebelum beliau, yaitu mengajak manusia untuk mengesakan Allah di dalam ibadah dan meninggalkan kesyirikan.

Allah Ta'ala berfirman:
"Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku". (QS. Al Anbiya : 25)

Allah Ta'ala berfirman tentang Nabi Nuh 'alayhissalam, rasul yang pertama:
"Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: "Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selainNya". Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (kiamat)." (QS. Al A'raaf : 59)

Ucapan yang semakna juga diucapkan oleh nabi-nabi setelah beliau.

"Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum 'Aad saudara mereka, Hud. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain dariNya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepadaNya?" (QS. Al A'raaf 65)
 
"Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka Shalih. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selainNya." (QS. Al A'raaf : 73)
 
"Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan saudara mereka, Syu'aib. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selainNya." (QS. Al A'raaf : 85)

Demikian pula Nabi ﷺ, selama 10 tahun pertama, beliau berdakwah kepada Tauhid dan mengingatkan manusia dari kesyirikan.

Kemudian turunlah kewajiban shalat 5 waktu pada tahun ke-10 setelah kenabian dan tidak disyariatkan kebanyakan syariat kecuali di kota Madinah. Ketika manusia sudah memiliki Aqidah yang kuat, Tauhid yang benar, seperti puasa Ramadhan, zakat, haji, adzan, dll, yang demikian karena amal ibadah tidak diterima oleh Allah kecuali ada tauhid di dalam diri seseorang.

Oleh karena itu, wasiat Rasulullah ﷺ kepada Mu'adz bin Jabal ketika diutus ke Yaman untuk berdakwah yaitu, "hendaklah engkau mengajak kepada syahadat" (HR. Bukhari dan Muslim).

Hingga akhir hayatnya, Nabi ﷺ berusaha menjaga Tauhid dan membentengi umat dari kesyirikan. 5 hari sebelum Nabi ﷺ wafat, beliau mengingatkan umat Islam bahwa orang-orang sebelum mereka dahulu menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai tempat ibadah atau masjid. Maka beliau melarang menjadikan kuburan sebagai masjid. (HR. Muslim)

Membangun masjid di atas kuburan adalah Pintu menuju kesyirikan. Semua menunjukkan bahwa intu dakwah Rasulullah ﷺ adalah Tauhid.

No comments:

Post a Comment