Alhamdulillahilladzii bini'matihi tatimush-shalihaat.
Segala puji bagi Allah yang dengan nikmatNya, segala amal shalih menjadi sempurna.
Bermula ketika salah satu kerabat di keluarga meminta saya untuk membuatkan teks bacaan doa-doa ruqyah sekitar sebulan yang lalu. Di sela kesibukan dalam bekerja, berkeluarga, dan melakukan aktivitas yang lain, terutama sebagai penuntut ilmu, dengan memohon pertolongan kepada Allah, saya berusaha untuk mewujudkan permintaannya tersebut.
Dengan merujuk kepada berbagai sumber, termasuk juga ilmu dari beberapa guru penulis, hari ini, Kamis, 17 Sya'ban 1447 Hijriah atau 5 Februari 2026, atas izin Allah, buku tersebut terbit dan diberi judul Tuntunan Bacaan dan Doa-Doa Ruqyah berdasarkan Alquran dan Sunnah.
Buku ini memuat bacaan dan doa-doa ruqyah yang berasal dari 17 surah di Alquran dan 4 Hadits Nabi ﷺ. Insyaa Allah semua bisa diamalkan dan atas izin Allah akan menjadi manfaat bagi yang dibacakan dan yang membacanya.
Bentuk fisiknya (sudah dicetak menjadi buku) hanya untuk keluarga, sedangkan format eBooknya bisa diunduh di sini:
download ebook ruqyah
Judul Buku: Tuntunan Bacaan dan Doa-Doa Ruqyah berdasarkan Alquran dan Sunnah
Halaman: 14 halaman
Penyusun: Abu Suara
Editor: Abu Suara
Desain: Abu Suara
Tanggal Terbit: 17 Sya'ban 1447 / 5 Feb 2026
Penerbit: Kausuara
Semoga
Allah melindungi kita dari segala keburukan, menjauhkan kita dari segala penyakit dan memberikan segala kebaikan kepada kita di dunia dan di akhirat.
Yang benar datangnya dari
Allah, dan segala kesalahan yang
terdapat dalam tulisan ini adalah murni karena kelemahan penulis sebagai makhluk.
Dari
Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya
Allah
tidak
menurunkan
penyakit
atau
tidak
menciptakan
penyakit
kecuali
menurunkan
atau
menciptakan
obat
untuknya.
Orang yang telah
mengetahuinya
dia
mengetahui,
orang yang tidak
mengetahuinya
dia
tidak
mengetahuinya,
kecuali
As-saam”.
Para sahabat
bertanya,
“Apakah
As-saam
itu?”
Beliau
Shallallahu
‘alaihi
wa
sallam
menjawab,
“Kematian”.
(HR.
Al-Hakim. Syaikh al-Albani menyatakan Shahih bi syawahidihi, yaitu shahih dengan seluruh penguatnya)
Semoga Allah
memberikan taufiq dan hidayahNya untuk kita semua. Sampai bertemu lagi di waktu berikutnya. Baarakallahu fiikum.
No comments:
Post a Comment